Seperti Apa Contoh Artikel Yang SEO Friendly?

Ada banyak macam artikel di web atau internet dan semuanya hampir memiliki kesamaan dari sisi ide, judul bahkan konten artikel. Inilah yang membuat kenapa artikel harus SEO friendly sehingga akan masuk dalam index Google atau dengan kata lain, akan muncul pada halaman pertama Google. Dengan cara itu, kemungkinan untuk mendapatkan banyak pengunjung akan semakin besar. Pertanyaannya, seperti apa artikel yang SEO friendly itu?

Contoh Artikel SEO yang Berkualitas, Baik dan Benar

Ciri-Ciri Artikel SEO Friendly

Ada beberapa ciri artikel yang SEO friendly sehingga bisa dengan mudah dibedakan mana artikel yang SEO friendly dan mana yang bukan. Coba perhatikan dan nanti praktekan ciri-ciri artikel SEO friendly berikut ini;

1. Topik dan Tema

Untuk mulai menulis artikel, maka Anda perlu memutuskan dulu apa topik dan tema yang akan dibicarakan dalam artikel tersebut. Hal ini akan menjadi ciri khas / niche dari blog milik Anda. Jika Anda memiliki blog yang berhubungan dengan kesehatan, maka fokuslah pada kesehatan. Begitu juga dengan artikel yang berhubungan dengan tips dan trik, maka tulisan atau artikel juga berhubungan dengan tips dan trik.

2. Judul Artikel

Judul seperti ujung tombak dari setiap artikel yang Anda buat. Dari membaca judul itu pula pengunjung akan meng-klik judul dari artikel yang Anda buat. Buatlah judul yang sekiranya mampu mengundang klik. Artinya, judul membuat penasaran banyak pengunjung. Sebagai contoh, di halaman pertama Google, akan ada banyak judul artikel yang muncul dari keyword yang sudah diketikkan sebelumnya. Dari setiap judul, ternyata ada judul yang menarik, agak aneh bahkan terlihat terlalu memaksakan.

3. Hindari Copy Paste / Plagiat

Artikel yang SEO friendly dipastikan bukan artikel yang hasil jiplakan / plagiat / copy paste dari blog atau tulisan orang lain. Jika artikel adalah hasil copy paste, secara otomatis Google akan mendeteksi sebagai plagiat dan tidak akan dimunculkan di halaman Google kecuali dengan berbagai trik yang tidak legal. Untuk mengatasinya, bisa dengan menyantumkan sumber artikel kemudian artikel ditulis dengan bahasa sendiri.

4. Keyword dan Keyword LSI

Keyword sangat penting karena biasanya orang mencari artikel di Google dengan menulis keyword di kolom pencarian. Keyword biasanya diletakkan pada judul, paragraf pertama dan paragraf terakhir termasuk pada sub judul. Penempatan keyword akan sangat menentukan posisi artikel di halaman pertama Google. Jadi, letakkan keyword secara benar.

Keyword LSI, atau Latent Semantic Indexing merupakan strategi Baru dalam dunia SEO. Akhir-akhir ini Google selalu mengupdate Algoritmanya. Hal ini membuat pemaksaan artikel dalam

5. Subjudul Dengan Heading 2, 3 dan seterusnya

Jika penulisan judul dengan Heading 1 pada Office Word, maka untuk penulisan subjudul menggunakan Heading 2, dan jika terdapat subjudul di dalam subjudul, maka gunakan Heading 3 dan seterusnya. Gunanya adalah agar index atau mesin Google mengenali isi dari setiap artikel yang dibuat.

6. Link Dalam Artikel ( Internal & External Link )

Anda bisa memanfaatkan cara ini agar pengunjung website membuka atau membaca tulisan lainnya sehingga dia akan berlama-lama berada di website Anda. Jadi, di setiap artikel yang sudah Anda buat, cobalah untuk merangkai kalimat yang akan membuat pengunjung tertarik untuk membaca tulisan lainnya. Insert atau masukkan link artikel tersebut agar bisa langsung di-klik.

Dengan memanfaatkan cara di atas, dijamin artikel yang nantinya akan ditulis akan terindex oleh Google. Akan tetapi, walaupun sudah menggunakan cara di atas, jika konten atau isi artikel tidak berbobot atau tidak bermanfaat bagi orang lain, jangan harap akan mendapatkan pengunjung. Jadi, apapun caranya, nantinya akan kembali lagi pada isi artikel tersebut yang merupakan daya tarik utama.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Rekening Pembayaran Jasa Penulis Artikel